Jumat, 08 Agustus 2014

KEBUTUHAN MINIMAL SERVER

KEBUTUHAN MINIMAL SERVER


Kebutuhan Minimal Server
Komputer  Server, suatu komputer yang menjadi pengelola dan pusat bagi komputer lainnya. Karena berfungsi sebagai pusat, minimal sebuah server harus mempunyai beberapa karakter yang lebih dibandingkan dengan komputer yang terhubung kedalam suatu jaringan. Keseluruhan komputer yang terhubung ke server dalam jaringan disebut sebagai Workstation. Hampir semua jenis computer dapat digunakan sebagai computer workstation.
 Terdapat 1 buah server. Spesifikasi :
a.       Prosesor minimal 3,5 Hetz
b.      VGA minimal 256 MB.
c.       RAM minimal 1 GB.
d.      Hardisk minimal 40 GB.
e.      NIC (Network Interface Card)/LAN Card

SPESIFIKASI SOFTWARE

SPESIFIKASI SOFTWARE

No
Spesifikasi
Uraian
Keterangan
1
Nama Software
ArcGIS
Merupakan paket software yang digunakan oleh masyarakat geographic imaging (pencitraan mengenai ilmu bumi), dirancang untuk image processing dan GIS.
2
Versi/Release
9.2
Merupakan versi yang terbaru dari seri ArcGIS 9.X
3
Diluncurkan tahun
2006
Software ini mulai dipasarkan dan dipakai oleh banyak pengguna mulai tahun 2006
4
Vendor/Pembuat
Environment System Research Institute (ESRI)
Perusahaan pembuat software Sistem Informasi Geografi yang berasal dari USA. Produk terkenal lainnya adalah Arc/Info dan ArcView GIS
5
Minimum Hardware-          Prossesor
-          Memori
-          Kartu Grafis
-          Ruang kosong penyimpanan
Pentium X 800 MHz minimum
512 MB
800 X 600 @256 color resolution
207 MB harddisk
Software ini menggunakan spesifikasi hardware yang besar karena data yang dapat diolah merupakan data yang kompleks baik data raster maupun vektor. Semakin tinggi kapasitas hardware yang ada maka akan lebih mempercepat proses pada saat analisis data.
6
Sistem Operasi
Windows server 2003, NT 4.0, 2000, XP, Linux
Software ini dapat beroperasi di berbagai macam sistem windows minimal windows 2000.
7
Kategori Software
GIS- Profesional
IP
- Viewer
Software GIS ini termasuk profesional karena memiliki berbagai fasilitas input data hingga output data yang lengkap.Image processing software ini termasuk hanya viewer saja karena kurang memiliki fasilitas format data yang lengkap.
8
Struktur Data/File
Raster dan vektor
Mampu menampilkan data baik dari format raster maupun vektor. Sangat banyak mendukung format data raster seperti *.tiff dll. Format data vektor yang didukung antara lain format data ErMapper yaitu *.ers.
9
Format Data/File
*.shp*.shx
*.dbf
*.sbn
*.sbx
*.prj
*.shp format file yang menjelaskan feature geometri*.shx format file yang menjelaskan index pada feature geometri
*.dbf format dBase yang menjelaskan tentang atribut feature
*.prj format file hasil output
10
Fasilitas pada Software Inti (core)
  • Input + editing
  • Processing
  • Output (layout)
On screen digitizing dan register and transform tools
Editing : edit theme dan atributnya.
Overlay, buffering, 3D scene dan manipulasi analisis data lainnya.
Peta data grafis dan atribut
Input (Digitasi on screen), yaitu proses  pengubahan data grafis menjadi data grafis digital, dalam struktur data vektor yang disimpan dalam bentuk point, garis dan area dengan mengguna kan mouse langsung pada komputer. Kesalahan hasil input dapat dikoreksi atau diedit dengan menggunakan fasilitas yang ada.
Processing merupakan fasilitas untuk menganalisis data yang ada seperti overlay peta, buffering dsb.
Fasilitas layout merupakan fungsi untuk membuat komposisi peta untuk dicetak dalam bentuk hardcopy.
11
Fasilitas paket program yang terintegrasi dengan software inti
Database Manager dan Avenue
Database manager meng gunakan query bulder dan fasilitas table (dbf) sedangkan avenue merupa kan fasilitas paket program yang berupa bahasa pemrograman untuk costumize data.
12
Format I/O data
Data Raster :*.tiff
*.prj
*.bmp
*.hdr
Data Vektor :
*.arc
*.pnt
*.shp
*.mif
*.dxf
*.sdl
*.xyz
Format input data yang mendukung software ArcGIS sangat banyak berupa format raster dan format vektor.
13
Fasilitas khusus/fasilitas lainnya
- 3D analyst- Image analyst
- Spasial analyst
- Edit tools
- X-tools
- dsb
Fasilitas-fasilitas khusus lainnya dapat digunakan dengan terlebih dahulu membuka extentions yang ada.

SPESIFIKASI HARDWARE

SPESIFIKASI HARDWARE


Spesifikasi Hardware dalam komputer Perangkat keras komputer (computer hardware) adalah komponen-komponen fisik yang membentuk satu kesatuan sistem Personal Computer (PC).
Biasanya perangkat-perangkat ini dirakit dan sebagian besar dimasukkan ke dalam sebuah casing komputer dan sebagian lain berada di luar casing.
Perangkat keras yang berada di dalam casing umumnya terdiri dari:

Masalah masalah pada sistem operasi close source

MASALAH-MASALAH PADA SISTEM OPERASI 

1. Tugas terpenting dari sistem operasi adalah mengatur physical devices dan menampilkan abstarksi mesin virtual dari aplikasi (Interface aplikasi).

2. Untuk hardisk, OS menyediakan dua abstaksi, yaitu:
• Raw device = array dari beberapa data blok.
• File sistem = sistem operasi mengantrikan dan menjadwalkan beberapa permintaan interleaved yang berasal dari beberapa aplikasi.

Interface Aplikasi

Kebanyakan sistem operasi menangani removable media hampir sama dengan fixed disk, yaitu cartridge di format dan dibuat file sistem yang kosong pada disk.

Acess Point dan cara setting

Cara Setting Access Point Lengkap



Bagi sobat blogger mungkin sudah sebagian tau tentang Access Point (AP), apa lagi yang dirumahnya ada akses hotspot gratis, kita bisa akses hotsop tersebut dengan mudah melalui Notebook/Laptop atau mungkin di handphone yang memiliki device wifi, trus bagaimana jika kita mau access melalui PC ???
jangan Galau ??? walaupun kita akses menggunakan PC kita masih bisa menikmati HOTSPOT gratis tersebut dengan device tambahan yaitu Access Point.
Nah, oleh karena itu pada posting kali ini akan dijelaskan bagaimana setting AP sebagai Penerima atau Client. Disini saya menggunakan AP TP-LINK Model No. TL-WA701N / TL-WA701ND, dan Berikut ini adalah langkah-langkahnya :

Jumat, 09 Mei 2014

Membangun server berbagi data (file dan printer)

Tutorial sharing file dengan samba server di linux


Kali ini Tutorial Belajar Komputer ingin berbagi pengalaman tentang yang barusan saya lakukan di sekolah yaitu Tutorial sharing file dengan samba server di linux dan windows yang beberapa waktu lalu mengalami sedikit problem.
Samba server adalah salah satu fitur dari linux. Lagi lagi linux, lagi lagi linux, linux kan gratis. Samba server merupakan fitur yang dapat membantu usernya dalam bertukar (baca : sharing) file dan sharing printer.
Menurut Wikipedia, Samba server adalah Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block(SMB), oleh Andrew Tridgell.
Maka dari itu kita langsung saja lihat Tutorial sharing file dengan samba server di linux dan windows dibawah ini :
Dalam contoh ini saya menggunakan linux Mageia. Pada dasarnya konfigurasinya sama dan perbedaannya terletak pada setting IP address

Sistem Operasi GNU Linux Server


Dewasa ini sudah banyak sistem operasi komputer yang beredar dan digunakan oleh masyarat pengguna teknologi komputer. Mulai dari sistem operasi dengan lisensi berbayar (Microsoft Windows, MacOS, dll) hingga sistrem operasi dengan lisensi gratis dan bebas digunakan, diserbarkan serta dimodifikasi (GNU Linux, Haiku, FreeBSD, dll). Nah, pada postingan kali ini, saya hanya ingin berbagi pengetahuan mengenai sistem operasi Linux dan sekelumit mengenai sejarah dan kelebihan serta kekurangannya.

Mengenal Sistem Operasi Windows Server

Sebagai sumber atau basic server aplikasi siapa tentu saja seperti apa yang sudah direkomendasikan oleh pembuatnya bahwa PC yang kita gunakan harus berbasis Sistem Operasi Windows Server. Adapun ketika kita memilih memakai OS yang lain semisal Win XP, Win 7 atau Linux, masih ditemukan beberapa kekurangan. Dan untuk masalah kekurangan-kekurangan ini akan penulis posting pada postingan selanjutnya.

Ada beberapa pilihan ketika kita hendak menggunakan OS windows server untuk menaruh aplikasi dan database SIADPA Plus kita. Berikut ini sekilas Perbedaan dan penjelasan masing-masing OS Win Server yang ada saat ini.
Windows NT Server
win server NT

NAT (Network Address Translator)

Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan. Saat ini, protokol IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4). Dengan panjang alamat 4 byte berarti terdapat  alamat IP yang tersedia. Jumlah ini secara teoretis adalah jumlah komputer yang dapat langsung koneksi ke internet. Karena keterbatasan inilah sebagian besar ISP (Internet Service Provider) hanya akan mengalokasikan satu alamat untuk satu pengguna dan alamat ini bersifat dinamik, dalam arti alamat IP yang diberikan akan berbeda setiap kali user melakukan koneksi ke internet. Dengan NAT gateway yang dijalankan di salah satu komputer, satu alamat IP tersebut dapat dibagi ke beberapa komputer yang lain dan mereka bisa melakukan koneksi ke internet secara bersamaan.

Pengertian Hub,Switch,Bridge,Router,dan Repeater

Hub
Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star.

Cara Kerja:
  • Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
  • Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan

SUBNETTING CLASSFULL DAN CLASSLESS

A.      IP Address
IP (Internet Protokol) Addres diperlukan agar host lain dalam satu jaringan dapat berkomunikasi.  Dalam memberi IP address pada server dan switch dam konfigurasi harus menggunakan IP address yang fix.

pengalamatan IP v4

IP address ( internet protocol) adalah alamat logika yang di berikan kepada perangkat jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP, dimana protocol TCP/IP digunakan untuk meneruskan packet informasi (routing) dalam jaringan LAN,MAN,WAN dan internet.
Atau lebih sngkatnya IP address adalah alamat unik dari suatu perangkat jaringan yang terdapat di dalam jaringan.

kesalahan-kesalahan yang sering ditemui pada hasil instalasi sistem operasi open source (Linux Ubuntu)

Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang cukup terkenal di dunia, bahkan banyak diantara pengguna Ubuntu tidak mengetahui Linux, nota bene merupakan induk dari Ubuntu itu sendiri yang diturunkan dari Debian. Tapi anehnya, mereka memakai Ubuntu sebagai sistem operasi mereka.
Instalasi Ubuntu cukup mudah dilakukan, baik oleh pengguna Ubuntu yang sudah mahir maupun pengguna yang baru mengenal Ubuntu. Secara umum Ubuntu telah sangat memudahkan pengguna. Namun terlepas dari mudahnya instalasi Ubuntu! Tidak sedikit dari pengguna  Ubuntu  mengalami kendala seperti:
  1. Sistem operasi lain nya terhapus
  2. Data hilang atau terhapus saat instalasi
  3. Lamban nya proses instalasi dan lain-lain

Sabtu, 03 Mei 2014

Sharing File dari Linux ke Windows dengan SAMBA

Alhamdulillah pada kesempatan ini diberi kesehatan untuk bisa berbagi kembali bersama teman-teman, pada artikel / postingan ini saya akan menjelaskan sedikit tentang filesharing, … :) sebelumnya pasti sudah tau kan ??? pada kesempatan kali ini syaa menggunakanSamba sebagai aplikasi untuk melakukan sharing antar komputer melalui Linux ke Windows, adapun pemilihan distro linux, sesuai dengan keinginan / digunakan oleh masing-masing, yang pastinya, samba harus jalan di platform sistem operasi tersebut. Ok,,…pengantarnya sudah cukup… :) dilanjutkan dengan penjelasan terkait Samba.

Jumat, 11 April 2014

Tugas Sistem Operasi - Referensi Debian - Manajemen aplikasi




Pada pembahasan kali ini anda akan mempelajari dan dapat mengerti konsep RPM, TAR dan GZIP. menggunakan RPM, menggunakan TAR dan GZIP untuk  instalasi software .
1.    MANAJEMEN PAKET SOFTWARE

Tugas Sistem Operasi - Referensi Debian - Manajemen User dan GRUB



Dilinux sendiri sama seperti OS yang lain bisa menambahkan lebih dari 1 user untuk menggunakan komputer. User itu sendiri dibuat untuk membagi tugas kepada masing-masing orang untuk lebih meringankan beban kerja. Sedangkan group adalah kumpulan dari beberapa user yang menjadi 1 kelompok kerja. Biasanya ini dibuat untuk membedakan divisi-divisi kerja supaya tidak campur aduk.

Proses dan Manajemen Proses pada Linux

Berikut ini adalah perintah perintah manajemen proses dalam Linux :

1. Ps
Di gunakan untuk melihat suatu informasi status proses sistem seperti proses apa saja yang sedang aktif yang berjalan pada sistem, siapa pemilik proses tersebut, berapa lama proses itu berjalan dan sampai dengan memberikan informasi pengenal pada setiap proses yang dijalankan

Tugas Sistem Operasi - Referensi Debian - Operasi file dan struktur direktori Linux


1. ORGANISASI FILE


Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktory dan sub direktory. Sistem file pada Linux diatur secara hierarkikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/” seperti Gambar 3.1

Perintah Dasar Sistem Operasi Linux




What’s Operating System Linux ??
System operasi Linux merupakan system operasi yang open source,free dan mudah di kembangkan di ciptakan oleh Linus Torvald , System operasi Linux memiliki banyak beberapa distro di antaranya debian yang termasuk dalam distro ini diantaranya Ubuntu ,Linux min .

Jumat, 28 Maret 2014

Perbedaan dan Persamaan OSI LAYER dan TCP/IP


Perbedaan dan Persamaan OSI LAYER dan TCP/IP



        TCP/IP atau Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah model jaringan yang digunakan untuk komunikasi data dalam proses tukar-menukar informasi di internet. Sedangkan OSI Model atau Open System Interconnection Model adalah sebuah model jaringan yang dikembangkan secara resmi oleh International Standart Organization untuk melakukan sebuah standarisasi proses pembentukan jaringan yang sebelumnya dimiliki oleh masing-masing vendor pembuat jaringan komputer. Kedua model tersebut bertujuan untuk melakukan standarisasi pengggunaan jaringan.
 
Tabel Perbandingan OSI Layer dan TCP/IP Layer :


PERSAMAAN DAN PERBEDAAN MODEL OSI DAN TCP/IP

  •   Perbedaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :

  1. OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer.
  2. TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalahProtocol Independen.3.
  3. Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan sessiondirepresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP,yaitu layer.
  4. Semua standard yang digunakan pada jaringan TCP/IP dapat diperoleh secaracuma-cuma dari berbagai komputer di InterNet, tidak seperti OSI.
  5. Perkembangan ISO/OSI tersendat tidak seperti TCP/IP.
  6. Untuk jangka panjang, kemungkinan TCP/IP akan menjadi standart dunia jaringankomputer, tidak seperti OSI.
  7. OSI mengembangkan modelnya berdasarkan teori, sedangkan TCPmengembangkan modelnya setelah sudah diimplementasikan.
  8. TCP/IP mengombinasikan presentation dan session layer OSI ke dalam applicationlayer.
  9. TCP/IP mengombinasikan data link dan physical layers OSI ke dalam satu layer.
  10. TCP/IP lebih sederhana dengan 4 layer.
  11. TCP/IP lebih kredibel karena protokolnya. Tidak ada network dibangun dengan protokol OSI,walaupun setiap orang menggunakan model OSI untuk memandu pikiran mereka.
 

  • Persamaan antara model OSI dan TCP/IP antara lain :

1) Keduanya memiliki layer (lapisan).
2) Sama – sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.
3) Memiliki transport dan network layer yang sama.
4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching.
5) Dua-duanya punya transport dan network layer yang bisa diperbandingkan.
6) Dua-duanya menggunakan teknologi packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).
7) TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”